Gersangnya air mata
Terkikis habis oleh rasa perih
Terinjak oleh kesenderian dan kekosongan
Mendera selalu saat bulan bersinar terang
Sesal,perasaan tiada arti slalu terbayang
Menggenggam suatu penantian untukmu
Kukepal dalam ruang redup tak bersinar
Terbalut angan tiada akhir
Kenyataan mengunci erat smuanya
Aku memang tak pantas menunggumu
Dengan sekecil apapun rasa rindu
Dan terlalu sakit tuk menyadarinya
Namun aku tlah buta
Seakan tak tau dan tak ingat
Selirik sinar seakan suatu rentangan tangan
Terlalu memfatamorganakan suatu perasaan
Menjadi liar dan slalu mengejar ngejar
Hanya itu, itu, itu, dan itu
Tak ingin berbeda
Tak ingin tak sama
Aku tenggelam dan slalu terbenam
Antara ujung bibir yang melengkung ke bawah
Mengertilah
Bacalah hatiku
Dan jadilah milikku
bluemind bluewind
Minggu, 04 September 2011
Sabtu, 16 April 2011
Kamis, 07 April 2011
puisi cinta karya raditya dika(copas)
Kepada kamu,Dengan penuh kebencian.
Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.
Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.
Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”
Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…
Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.
Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.
Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”
Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…
Krtika Seseorang Yang Benar Benar Mencintaimu (copas)
Seseorang yang mencintai kamu adalah seseorang yang tidak pernah menyadari hal-hal bodoh apa yang sudah dia lakukan…baik sadar maupun tidak…yang semata-mata dia lakukan hanya demi kebaikanmu.
Seseorang yang mencintai kamu jarang memujimu,Tetapi didalam hatinya kamu adalah selalu jadi yang terbaik dan hanya dia saja yang tau itu.
Seseorang yang mencintai kamu akan marah - marah apabila kamu tidak segera membalas pesan atau telponmu.Karena dia selalu peduli dan selalu care tentang keadaanmu juga keberadaanmu kapanpun itu.
Seseorang yang mencintai kamu…hanya akan mampu menjatuhkan air matanya dihadapanmu…Ketika kamu mencoba untuk menghapus air matanya.Karena kamu telah menyentuh hatinya,dimana hatinya hanya berdenyut,berdegup dan bergetar hanya untukmu.
Seseorang yang mencintai kamu,akan selalu mengingat setiap kata yang kamu ucapkan…bahkan yang tidak sengaja…dan dia akan selalu menggunakan kata-kata itu tepat pada waktunya…saat bersamamu.
Seseorang yang mencintai kamu…tidak akan memberikan janji apapun dengan mudahnya.Karena ia tidak mau mengingkari janjinya sendiri…Dia ingin kamu tetap selalu mempercayainya dan dia ingin memberikanmu hidup yang paling bahagia dan aman selama2nya.
Seseorang yang mencintai kamu…mungkin tidak bisa mengingat semua kejadian atau kesempatan istimewa seperti perayaan hari ulang tahunmu dsb.Tetapi ia tau detik2 yang ia lalui ia selalu mencintaimu…tidak peduli hari atau waktu apapun.
Seseorang yang mencintai kamu…tidak mau berkata aku mencintaimu dengan mudahnya.Karena segala yang ia lakukan untukmu adalah untuk menunjukkan bahwa ia siap mencintaimu,tetapi hanya dia yang akan mengucapkan kata “ I love you ” pada situasi yang sangat spesial..Karena ia tidak mau membuatmu salah mengerti dan dia mau kamu mengetahui bahwa dia begitu sangat mencintaimu.
Seseorang yang benar2 mencintai kamu…akan terasa bahwa sesuatu harus dikatakan sekali saja…karena ia berfikir bahwa kamu telah mengerti dirinya.Bila berkata terlalu banyak,ia akan terasa bahwa tidak ada yang akan membuatnya bahagia tersenyum lagi.
Seseorang yang sangat mencintaimu..akan selalu sadar bahwa,ketika dia begitu merasa memilikimu…saat itu pula dia percaya bahwa dia akan selalu siap untuk ditinggalkan olehmu suatu saat nanti..dan dia hanya akan selalu tersenyum manis padamu untuk menutupi hatinya yang biru karena mu pada saat itu tiba…
Seseorang yang begitu mencintaimu..akan selalu jadikan kamu top priority-nya..Dia akan datang kapanpun juga..disaat kamu memintanya…walaupun saat itu dia sakit amat parah dan tidak bisa bergerak dari tempat tidurnya…Ataupun badannya patah jadi 7 bagian..,dia akan tetap datang saat kamu memintanya hadir.
Seseorang yang mencintaimu…terkadang akan menjadi seorang pembohong yang payah demi kamu didepanmu saat menemanimu…mungkin kamu bertanya… ”Mukamu terlihat sangat pucat?" "Dan badanmu juga panas..” lalu Dia akan menjawab sekenanya.. ”ahh..gak apa2,ini cuman karena belum mandi saja”… Kenapa begitu?ini dia lakukan karena dia lebih memilih untuk menahan kuat-kuat rasa sakitnya biar selalu bisa berlama-lama berada bersamamu tanpa kamu perlu khawatir tentang dirinya.
Seseorang yang mencintai kamu…akan pergi kebandara atau airport untuk menjemputmu setelah kamu pulang dari perjalanan,lalu dia akan membawakan kopermu dan menanyakan kenapa kamu bisa jadi terlihat begitu kurus hanya dalam 2 hari saja dengan hatinya yang penuh rasa khawatir dan mimik wajah yang serius.
Seseorang yang mencintai kamu…tau kapan saat yang tepat untuk tidak meneleponmu dulu pada saat kamu sedang marah.Tetapi dia akan hanya mengirimkan pesan setelah beberapa jam.Jika kamu tanyakan padanya kenapa telat menelepon,dia akan berkata…,
“Ketika kamu marah..,apapun penjelasan dari saya..bagimu semuanya adalah sampah..” “Tetapi bila kamu sudah tenang..penjelasan dari saya baru akan benar2 berguna”.
-Buat kamu…,renungkan saja ini…karena hal2 inilah yang telah kupelajari darimu selama ini..yang sangat berharga sekali buat aku.
Seseorang yang mencintai kamu jarang memujimu,Tetapi didalam hatinya kamu adalah selalu jadi yang terbaik dan hanya dia saja yang tau itu.
Seseorang yang mencintai kamu akan marah - marah apabila kamu tidak segera membalas pesan atau telponmu.Karena dia selalu peduli dan selalu care tentang keadaanmu juga keberadaanmu kapanpun itu.
Seseorang yang mencintai kamu…hanya akan mampu menjatuhkan air matanya dihadapanmu…Ketika kamu mencoba untuk menghapus air matanya.Karena kamu telah menyentuh hatinya,dimana hatinya hanya berdenyut,berdegup dan bergetar hanya untukmu.
Seseorang yang mencintai kamu,akan selalu mengingat setiap kata yang kamu ucapkan…bahkan yang tidak sengaja…dan dia akan selalu menggunakan kata-kata itu tepat pada waktunya…saat bersamamu.
Seseorang yang mencintai kamu…tidak akan memberikan janji apapun dengan mudahnya.Karena ia tidak mau mengingkari janjinya sendiri…Dia ingin kamu tetap selalu mempercayainya dan dia ingin memberikanmu hidup yang paling bahagia dan aman selama2nya.
Seseorang yang mencintai kamu…mungkin tidak bisa mengingat semua kejadian atau kesempatan istimewa seperti perayaan hari ulang tahunmu dsb.Tetapi ia tau detik2 yang ia lalui ia selalu mencintaimu…tidak peduli hari atau waktu apapun.
Seseorang yang mencintai kamu…tidak mau berkata aku mencintaimu dengan mudahnya.Karena segala yang ia lakukan untukmu adalah untuk menunjukkan bahwa ia siap mencintaimu,tetapi hanya dia yang akan mengucapkan kata “ I love you ” pada situasi yang sangat spesial..Karena ia tidak mau membuatmu salah mengerti dan dia mau kamu mengetahui bahwa dia begitu sangat mencintaimu.
Seseorang yang benar2 mencintai kamu…akan terasa bahwa sesuatu harus dikatakan sekali saja…karena ia berfikir bahwa kamu telah mengerti dirinya.Bila berkata terlalu banyak,ia akan terasa bahwa tidak ada yang akan membuatnya bahagia tersenyum lagi.
Seseorang yang sangat mencintaimu..akan selalu sadar bahwa,ketika dia begitu merasa memilikimu…saat itu pula dia percaya bahwa dia akan selalu siap untuk ditinggalkan olehmu suatu saat nanti..dan dia hanya akan selalu tersenyum manis padamu untuk menutupi hatinya yang biru karena mu pada saat itu tiba…
Seseorang yang begitu mencintaimu..akan selalu jadikan kamu top priority-nya..Dia akan datang kapanpun juga..disaat kamu memintanya…walaupun saat itu dia sakit amat parah dan tidak bisa bergerak dari tempat tidurnya…Ataupun badannya patah jadi 7 bagian..,dia akan tetap datang saat kamu memintanya hadir.
Seseorang yang mencintaimu…terkadang akan menjadi seorang pembohong yang payah demi kamu didepanmu saat menemanimu…mungkin kamu bertanya… ”Mukamu terlihat sangat pucat?" "Dan badanmu juga panas..” lalu Dia akan menjawab sekenanya.. ”ahh..gak apa2,ini cuman karena belum mandi saja”… Kenapa begitu?ini dia lakukan karena dia lebih memilih untuk menahan kuat-kuat rasa sakitnya biar selalu bisa berlama-lama berada bersamamu tanpa kamu perlu khawatir tentang dirinya.
Seseorang yang mencintai kamu…akan pergi kebandara atau airport untuk menjemputmu setelah kamu pulang dari perjalanan,lalu dia akan membawakan kopermu dan menanyakan kenapa kamu bisa jadi terlihat begitu kurus hanya dalam 2 hari saja dengan hatinya yang penuh rasa khawatir dan mimik wajah yang serius.
Seseorang yang mencintai kamu…tau kapan saat yang tepat untuk tidak meneleponmu dulu pada saat kamu sedang marah.Tetapi dia akan hanya mengirimkan pesan setelah beberapa jam.Jika kamu tanyakan padanya kenapa telat menelepon,dia akan berkata…,
“Ketika kamu marah..,apapun penjelasan dari saya..bagimu semuanya adalah sampah..” “Tetapi bila kamu sudah tenang..penjelasan dari saya baru akan benar2 berguna”.
-Buat kamu…,renungkan saja ini…karena hal2 inilah yang telah kupelajari darimu selama ini..yang sangat berharga sekali buat aku.
Sepetik Keadaan Dirimu
menghilang tanpa jejak
Itulah kesalahhanku yang dulu tercatat
Dalam runtutan cerita masa kita bersama
Peringatan sudah pernah berdentang umtuk kita berdua
Namun perpisahan muncul dengan tiba tiba
Tanpa menyisakan sedikitpun waktu untuk mngucapkan selamat tinggal
Dan akhirnya aku meninggalkan setumpuk kenanan di sana
Entah apa yang terjadi padamu di ujung sana
Yang sama sekali tak bisa terjamah olehku
Baik indra penglihatku maupun pendengarku bahkan perabaku
Tertutup harapan karenanya
Mungkin kau alami kerinduanku
Namun pasti lebh berat kanakaulah korbannya
Dunia pati setujukan perginya hatiku
Yang tega menyakiti insan yang menyayangiku
Namun apalah daya dari diriku ini
Takdirlah kambing hitam dari perpisahan kita
Mungkin terlambat bagiku tuk bertindak
Kuharap kepercayaanku pada cinta membawa sebuah keajaiban untukku
Itulah kesalahhanku yang dulu tercatat
Dalam runtutan cerita masa kita bersama
Peringatan sudah pernah berdentang umtuk kita berdua
Namun perpisahan muncul dengan tiba tiba
Tanpa menyisakan sedikitpun waktu untuk mngucapkan selamat tinggal
Dan akhirnya aku meninggalkan setumpuk kenanan di sana
Entah apa yang terjadi padamu di ujung sana
Yang sama sekali tak bisa terjamah olehku
Baik indra penglihatku maupun pendengarku bahkan perabaku
Tertutup harapan karenanya
Mungkin kau alami kerinduanku
Namun pasti lebh berat kanakaulah korbannya
Dunia pati setujukan perginya hatiku
Yang tega menyakiti insan yang menyayangiku
Namun apalah daya dari diriku ini
Takdirlah kambing hitam dari perpisahan kita
Mungkin terlambat bagiku tuk bertindak
Kuharap kepercayaanku pada cinta membawa sebuah keajaiban untukku
Puisi Untukmu Sobat
Takkan ada lgi cnda tawa yang bisa kurasakan
yang kurasakan kini hanyalah tangisan
takkan lagi bisa kurasakan kebahagiaan
yang bisa kurasakan kini hanyalah kesedihan
kini baru ku tahu
betapa berartinya sahabat itu
setelah ia pergi meninggalkanku
kini kurasakan penyesalan yang tiada berujung
mengapa ku melakukan smua ini?
Kini kurasakan sakit yang tiada berperi
mengapa ia pergi?
Kini apalah arti hidup ini
bila tiada sahabat di sisi
apalah arti terbitnya sang mentari
bila ku tak bisa bersamanya lagi
wahai sahabatku
sesungguhnya puisi ini tentang dirimu
namun tak kan bisa kuselesaikan puisi ini
karna ku menangis karnamu tanpa henti
yang kurasakan kini hanyalah tangisan
takkan lagi bisa kurasakan kebahagiaan
yang bisa kurasakan kini hanyalah kesedihan
kini baru ku tahu
betapa berartinya sahabat itu
setelah ia pergi meninggalkanku
kini kurasakan penyesalan yang tiada berujung
mengapa ku melakukan smua ini?
Kini kurasakan sakit yang tiada berperi
mengapa ia pergi?
Kini apalah arti hidup ini
bila tiada sahabat di sisi
apalah arti terbitnya sang mentari
bila ku tak bisa bersamanya lagi
wahai sahabatku
sesungguhnya puisi ini tentang dirimu
namun tak kan bisa kuselesaikan puisi ini
karna ku menangis karnamu tanpa henti
Sahabat
Di saat sedih
Kalian hadir menghiburku
Di saat susah
Kalian siap tuk membantuku
Di saat senang
Kalian turut senang
Sebentar lagi kita mungkin kan terpisah
Mungkin kita tak kan bisa bersama lagi
Tetapi jarak dan waktu bukanlah masalah
Kalian kan tetap menjadi sahabatku
Hai sahabatku
Ku tak kan melupakan kalian
Ku kan slalu mengingat
Smua kenangan saat kita besama
Sampai akhir masa
Kalian hadir menghiburku
Di saat susah
Kalian siap tuk membantuku
Di saat senang
Kalian turut senang
Sebentar lagi kita mungkin kan terpisah
Mungkin kita tak kan bisa bersama lagi
Tetapi jarak dan waktu bukanlah masalah
Kalian kan tetap menjadi sahabatku
Hai sahabatku
Ku tak kan melupakan kalian
Ku kan slalu mengingat
Smua kenangan saat kita besama
Sampai akhir masa
Langganan:
Postingan (Atom)