Takkan ada lgi cnda tawa yang bisa kurasakan
yang kurasakan kini hanyalah tangisan
takkan lagi bisa kurasakan kebahagiaan
yang bisa kurasakan kini hanyalah kesedihan
kini baru ku tahu
betapa berartinya sahabat itu
setelah ia pergi meninggalkanku
kini kurasakan penyesalan yang tiada berujung
mengapa ku melakukan smua ini?
Kini kurasakan sakit yang tiada berperi
mengapa ia pergi?
Kini apalah arti hidup ini
bila tiada sahabat di sisi
apalah arti terbitnya sang mentari
bila ku tak bisa bersamanya lagi
wahai sahabatku
sesungguhnya puisi ini tentang dirimu
namun tak kan bisa kuselesaikan puisi ini
karna ku menangis karnamu tanpa henti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar